Kemagnetan dan Pemanfaatannya (Bagian 2)

Kehidupan manusia tidak terlepas dari penemuan magnet. Banyak peralatan yang memanfaatkan magnet. Mulai dari speaker, telepon, televisi, bel rumah, dan berbagai peralatan lainnya. Tahukah kalian apa yang di maksud dengan magnet? Dari manakah magnet berasal? Dapatkah sifat kemagnetan suatu bahan hilang? Dapatkah kita membuat magnet? Agar dapat menjawab semua permasalahan tersebut, ayo kita pelajari materi selanjutnya dengan penuh semangat!

Konsep Gaya Magnet

Istilah magnet sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari, bahkan kamu juga sering menggunakan magnet. Menurut kamu apa yang disebut dengan magnet? Kata magnet berasal dari bahasa Yunani magnítis líthos yang berarti batu Magnesian. Magnesia adalah nama sebuah wilayah di Yunani pada masa lalu yang kini bernama Manisa (sekarang berada di wilayah Turki). Di wilayah tersebut terkandung batu magnet yang ditemukan sejak zaman dulu.
Magnet terbuat dari logam seperti besi dan baja. Magnet memiliki berbagai bentuk dan dinamakan sesuai bentuknya, seperti yang bisa kamu lihat pada gambar berikut.

Bagaimana cara menentukan kutub magnet?
Penentuan kutub magnet batang dapat dilakukan dengan percobaan sederhana. Letakkan magnet batang di atas gabus lalu apungkan di permukaan air, ujung magnet yang menunjuk ke arah utara adalah kutub utara magnet, dan ujung magnet yang menunjuk arah selatan adalah kutub selatan magnet, seperti pada gambar berikut.

Magnet selalu memiliki dua kutub, yaitu kutub utara dan kutub selatan. Kutub-kutub magnet yang sejenis bila didekatkan akan tolak menolak, sedangkan kutub-kutub magnet yang berbeda jenis bila didekatkan akan tarik-menarik. Kutub-kutub ini selalu ada pada setiap magnet walaupun magnet tersebut dipotong menjadi potongan magnet kecil.

Dari manakah kekuatan magnet berasal? Apa beda gaya magnet dengan gaya listrik? Ayo kita ingat lagi materi tentang gaya listrik! Gaya listrik berasal dari adanya interaksi antara muatan listrik, sedangkan gaya magnet berasal dari adanya interaksi antara kutub-kutub magnet yang ditimbulkan oleh gerakan muatan listrik (elektron) pada benda.

Pada gambar a, kutub utara dan kutub selatan partikel elementer magnet pada benda tersebut tersebar secara acak, sehingga benda tidak memiliki sifat magnet. Pada beberapa jenis logam tertentu, seperti besi dan baja, sejumlah magnet elementer apabila diinduksi dapat disusun berbaris pada arah tertentu sehingga benda bersifat sebagai magnet (gambar b).

Sifat Magnet Bahan
Berdasarkan sifat interaksi bahan terhadap magnet, benda diklasifikasikan menjadi tiga kelompok, yaitu feromagnetik, diamagnetik, dan paramagnetik. Benda-benda yang dapat ditarik kuat oleh magnet termasuk pada kelompok benda feromagnetik, misal besi, baja, kobalt, dan nikel. Benda-benda yang ditarik lemah oleh magnet termasuk pada kelompok benda paramagnetik, misal magnesium, molibdenum, dan lithium. Benda-benda yang tidak dapat ditarik oleh magnet termasuk kelompok benda diamagnetik, misal perak, emas, tembaga, dan bismut.

Cara Membuat Magnet
Magnet tidak hanya dapat ditemukan di alam sebagai magnet alami, tetapi ada juga benda yang dapat dibuat menjadi bersifat magnet. Tahukah kamu bagaimana cara membuat magnet?

Pembuatan magnet berkaitan dengan konsep magnet elementer. Besi dan baja dapat dijadikan magnet jika magnet elementernya tersusun rapi dan kutub-kutub yang sejenis menghadap ke arah yang sama!Cermati gambar berikut agar dapat memahami konsep partikel elementer pada benda yang dijadikan magnet!

Gambar (a) menunjukkan susunan magnet elementer besi/baja sebelum diubah menjadi magnet. Gambar (b) menunjukkan susunan magnet elementer besi/baja setelah diubah menjadi magnet.

1. Membuat Magnet dengan Cara Menggosok

Besi dapat dijadikan magnet dengan cara menggosok. Besi digosok dengan arah yang tetap, agar magnet elementer dapat diatur untuk menuju ke satu arah saja. Perhatikan gambar berikut!

Ujung kutub selatan magnet yang digosokkan dari ujung besi B ke A akan mengubah besi menjadi magnet dengan kutub selatan pada ujung B dan kutub utara pada ujung A. Jadi, ujung batang besi yang pertama kali digosok akan memiliki kutub yang sama dengan kutub magnet yang menggosoknya. Bagaimanakah kutub magnet besi jika kutub utara magnet digosokkan pada besi dengan arah B ke A?

Ujung batang besi yang pertama kali digosok akan memiliki kutub yang sama dengan kutub magnet yang menggosoknya

2. Membuat Magnet dengan Cara Induksi

Baja dan besi dapat dijadikan magnet dengan cara menginduksi atau mendekatkannya dengan magnet selama beberapa waktu. Perhatikan gambar berikut!

Sifat magnet menunjukkan bahwa magnet akan tarik-menarik jika kutub yang berbeda didekatkan, dan tolak-menolak jika kutub yang sama didekatkan, sehingga ujung B akan menjadi kutub utara dan ujung A akan menjadi kutub selatan. Jadi, dapat disimpulkan bahwa ujung besi atau baja yang berdekatan dengan kutub magnet batang akan memiliki kutub yang berlawanan dengan kutub magnet penginduksinya.

Ujung besi atau baja yang berdekatan dengan kutub magnet batang akan memiliki kutub yang berlawanan dengan kutub magnet penginduksinya

3. Membuat Magnet dengan Cara Elektromagnet

Magnet juga dapat dibuat dengan cara meliliti besi atau baja dengan kawat penghantar yang dialiri arus DC. Magnet yang dibuat dengan cara demikian disebut elektromagnet. Mengapa arus DC? Karena arus DC dapat menyamakan arah magnet elementer pada besi atau baja.

Kutub magnet besi atau baja yang terbentuk tergantung pada arah lilitan kawat penghantar. Cara menentukan kutub magnet pada elektromagnet adalah dengan kaidah tangan kanan. Posisi tangan pada kaidah tangan kanan untuk menentukan kutub magnet sebagai berikut:

Jika empat jari menunjukkan arus listrik yang mengalir pada kawat melingkar, maka ibu jari akan selalu menunjukkan kutub utara.

Sumber: idschool.net

Nah, kalian telah mempelajari tentang konsep dasar magnet dan cara pembuatannya. Tugas kalian sekarang adalah menyebutkan penerapan elektromagnet dalam kehidupan sehari-hari. Tuliskan jawaban kalian di komentar!

Sumber:
Buku Siswa Ilmu Pengetahuan Alam Kelas IX Semester 2

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: