Listrik Dinamis (Bagian 3)

Apa kabar para siswa hebat? Kabar baik bukan? Tetap semangat belajar ya!

Kali ini kita akan lanjutkan belajar kita mengenai Listrik Dinamis. Setelah sebelumnya kita mempelajari tentang sumber arus listrik atau sumber tegangan, kali ini kita akan belajar mengenai Hukum Ohm. Apa yang dimaksud dengan Hukum Ohm? Yuk, kita pelajari bersama!

Hukum Ohm
Sebelumnya kita telah mempelajari tentang kuat arus listrik dan beda potensial. Bagaimana hubungan antara keduanya? Hubungan antara kuat arus listrik dan beda potensial pada suatu rangkaian dijelaskan dalam Hukum Ohm. Hukum Ohm menjelaskan bagaimana beda potensial atau tegangan dari sebuah sumber arus, kuat arus listrik, dan hambatan suatu rangkaian saling berhubungan.

Hukum Ohm menyatakan:

“Kuat arus yang mengalir pada suatu penghantar sebanding dengan beda potensial antara ujung-ujung penghantar dan berbanding terbalik dengan hambatan, asal suhunya tetap.”

Simulasi Hukum Ohm berikut bisa memperjelas konsep Hukum Ohm yang kita pelajari. Silakan lakukan simulasi dengan mengubah nilai V dan R!

Latihan Soal

  1. Suatu penghantar dialiri arus listrik sebesar 500 mA. Jika hambatan pada penghantar sebesar 10 ohm, tentukan beda potensialnya!
  2. Sebuah rangkaian listrik memiliki beda potensial 1,5 volt. Jika hambatan pada rangkaian listrik sebesar 3 ohm, tentukan besarnya kuat arus listrik yang mengalir!

1 thought on “Listrik Dinamis (Bagian 3)”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: