Listrik Statis (Bagian 3)

Para siswa yang hebat, pada pertemuan sebelumnya telah kita bahas mengenai interaksi dua muatan. Jika dua benda bermuatan listrik didekatkan maka pada kedua benda tersebut ada interaksi. Bagaimana interaksinya? Jika kedua benda bermuatan sejenis maka akan tolak-menolak, dan dua benda bermuatan tak sejenis tarik-menarik. Interaksi dua muatan listrik ini diatur dalam Hukum Coulomb.

Hukum Coulomb

Menurut Coulomb besarnya gaya interaksi kedua muatan tersebut sebanding dengan besarnya masing-masing muatan dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua muatan.
Secara matematis hukum Coulomb dinyatakan dengan persamaan:

Keterangan:

F = Gaya Coulomb / gaya elektrostatis (N)
q1, q2 = muatan masing-masing partikel (C)
r = Jarak antar kedua muatan (m)
k = konstanta pembanding (k = 9.109 Nm2C-2)

Contoh Soal

Dua benda masing-masing bermuatan listrik q1 = 3.10-9 C dan q2 = 6.10-9 C terpisah sejauh 30 cm. Tentukan besar gaya interaksi antara kedua benda itu! (k = 9.109 Nm2C-2)

Penyelesaian:

Diketahui :     q1 = 3.10-9 C;  q2 = 6.10-9 C

                          r = 30 cm = 0,3 m = 3.10-1 m

Ditanyakan : F?

Jawab :

 

 

      F = 1,8 x 10-6 N

Jadi besar interaksi (gaya Coulomb) antara kedua muatan itu adalah 1,8 x 10-6 N.

Video Menaklukkan Hukum Coulomb

 

Latihan Soal

 Dua benda masing-masing bermuatan listrik q1 = 2.10-6 C dan q2 = 3.10-6 C yang terpisah sejauh 3 cm. Tentukan besar gaya interaksi antara kedua benda itu! (k = 9.109 Nm2C-2)

 

Sumber: Pojok IPA MTs Negeri 2 Indramayu

5 thoughts on “Listrik Statis (Bagian 3)”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: